Puisi Hukum
Hukum
Mati
Ketegangan yang melemahkan tubuhku
Kaki dan tangan mulai terasa kaku
Dipanggil untuk siapkan diri
Dan berdiri didepan seorang diri
Menatap kosong ke suatu sudut
Memikirkan, “Mengapa aku bisa dituntut?”
Berawal dari kesalahan yang kecil
Yang bisa hilang dengan sendiri
Tetapi, perkiraanku salah total
Tak merasa bahwa ini berujung fatal
Penyelidikan terus berlanjut sepanjang hari
Ku berusaha tuk melarikan diri dari sini
Itu semua sudah terlambat
Satu demi satu, kasus telah didapat
Seorang tersangka dapat ditangkap
Yang dijebak dalam sebuah perangkap
Bagaikan tikus yang mengambil makanan
Bersembunyi tak ada yang mengetahuinya
Dibuatlah sebuah racun makanan
Yang membunuhnya secara pelan-pelan
Penghelatan akan segera dimulai
Senjata api telah siap pakai
Kepalaku ditutup sehelai kain
Disaksikan oleh orang lain
Aba-aba “bidik dan tembak!”
Jantungku mulai berdetak cepat
Pelatuknya sudah ditekan
Menembus jantung dan merasakan tekanan
Jatuh tergeletak bersimpah darah
Semua masalah hilang sudah
Orang-orang takut akan hukumanku
Yang bisa berujung maut
Ku titipkan pesan untuk semua
Harus taat terhadap hukum yang ada
Jangan pernah melakukan pelanggaran
Karena sifatnya sangat merugikan
Jadilah orang yang taat hukum
Jauhilah dari sifat buruk
Buatlah yang terbaik
Demi generasi yang lebih baik
Komentar
Posting Komentar